by

Erick Thohir Akan Investigasi Suntikan Modal BUMN (Gajih)

Jarrakposjakarta.com/Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir siang tadi rapat kerja (Raker) perdana dengan Komisi VI DPR RI membahas Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk BUMN tahun 2019 dan 2020.

Anggota Komisi VI dari fraksi PDI-P DPR RI, Rieke Diah Pitaloka curiga bahwa suntikan modal buat BUMN malah digunakan untuk membayar gaji pegawai saja tanpa ada untuk pengembangan usahanya.

“Jika perusahaan sudah begini bagaimana kita percayakan PMN tersebut? Jangan-jangan PNM-nya nanti hanya akan dibuat membayar gaji karyawan. Seharusnya ini di audit. Jika memang tidak bisa dilanjutkan lagi ya asetnya ditarik pemerintah dan perusahaannya kita tutup,” ujarnya kata dia di Ruang Rapat Komisi VI, Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (2/12/2019).

Usai rapat, Erick memberi pernyataan kepada wartawan terkait penggunaan PMN oleh BUMN. Dia menegaskan bahwa modal negara untuk perusahaan pelat merah bukan untuk menggaji pegawai.

“Ya nanti kita review ya. Tadi kan saya sampaikan kalau bisa PMN itu memang sebuah penugasan, bukan PMN dipergunakan untuk sekedar cash flow, bayar gaji dan lain-lain tapi karena ada tugas,” kata Erick di gedung Nusantara I Kompleks DPR/MPR RI. (Gebe’es)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed