by

Edhy Prabowo Hadiri Raker Komisi IV Beberkan Target Kinerja KKP

Jarrakposjakarta.com/Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Rabu (6/11) menghadiri rapat kerja perdana dengan Komisi IV DPR RI, dalam raker ini ada kejadian lucu, Edhy salah menempati tempat duduk ketua komisi IV yang sebelumnya pernah dia tempati. Dalam rapat ini Edhy diminta untuk menjelaskan rencana kerja jangka pendek dan panjang sebagai menteri di kabinet Indonesia Maju.

Edhy menjelaskan dari sisi target pertumbuhan PDB perikanan, tahun 2020 ditargetkan 7,9%, 2021 menjadi 8,11%, 2022 ke 8,31%, 2023 naik ke 8,51%, dan 2024 menjadi 8,71%.

“Target indikator ini salah satunya meliputi PDB perikanan,” katanya di hadapan ketua Komisi IV, Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Saat menjelaskan target PDB, Edhy diinterupsi oleh Ketua Komisi IV DPR RI Sudin dengan mempertanyakan tentang target perikanan tangkap yang dicanangkan 8,02 juta ton pada 2020.

“Ini angkanya dari mana Pak Menteri, jangan-jangan hanya copas saja,” ujarnya.

Meski dia belum mendalami target-target tersebut, Edhy yakin bahwa target produksi ikan dari perikanan tangkap yang mencapai 8,02 juta ton merupakan angka yang realistis bisa dicapai.

Dia yakin target itu bisa tercapai asalkan perizinan untuk kapal tangkap bisa dipermudah. Kemudahan izin kapal tangkap ikan beberapa hari ini menjadi janji yang diutarakan oleh Edhy.

“Target 8,02 juta ton saya pribadi menurut saya sangat kecil. Masalah utama KKP itu mensimultankan antar sektor. Karena saya yakin izin kapal ini dipermudah dengan tentunya tidak merusak pertumbuhan ikan di laut, saya yakin angka 8,02 juta ton ini bukan angka yang muluk,” tegasnya.

Pada 2020, KKP sendiri menargetkan produksi perikanan nasional mencapai 26,46 juta ton. Terdiri dari target perikanan tangkap 8,02 juta ton dan perikanan budi daya 18,44 juta ton.(Gebe’es)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed